“menjelang hari valentine ini, banyak ormas-ormas agama yang menentang dan mengharamkan hari valentine ini. Sebetulnya apa benar semua persepsi mereka mengenai hari valentine?”
Valentine, kebanyakan orang beranggapan bahwa ini merupakan budaya barat yang menyesatkan, padahal di dalam sejarahnya (sampai saat ini ada banyak versi yang berkembang) valentine merupakan hari di mana ada bukti bahwa cinta itu mengalahkan segala yang ada di dalam dunia ini. Tapi, pada perkembangannya arti dari cinta itu diplesetkan menjadi sesuatu yang tidak bermoral. Karena apa? Karena sampai saat ini cinta itu ada karena ada pengorbanan dari satu pihak. Mereka beranggapan bahwa cinta dapat diperoleh dengan mudah. Namun, apakah itu adalah inti dari hari valentine? Tidak! Salah besar. Makanya saya sangat menyayangkan adanya larangan untuk merayakan hari valentine. Memang hari valentine bukan merupakan hari yang besar. Itu merupakan hari non-formal yang kemudian disakralkan oleh sebagian kaum muda dan masyarakat. Sebetulnya yang harus diambil adalah inti sebenarnya dari valentine.
Di Cirebon sendiri ada seminar mengenai valentine dan mengharamkan valentine hanya mengacu pada tindakan seks di luar nikah yang terjadi pada malam valentine. Bagaimana dengan hari sabtu? Hari sabtu juga banyak remaja yang melakukan tindakan asusila. Apakah tidak akan ada lagi hari sabtu?bukan juga hari sabtu, tingkat perbuatan asusila meningkat pada hari valentine itu dikarenakan tingkah oknum anak muda yang menyalahartikan hari valentine.
Sekali lagi ambil inti dari hari valentine! Apa itu inti dari hari valentine? yaitu sudahkah kita menyebarkan cinta kepada sesama kita? Sudahkah kita peduli terhadap korban bencana di sana sini? Sudahkan kita peduli terhadap orang yang berkekurangan? Atau sudahkah kita membukakan pintu maaf kepada orang? Di balik semua itu, kita kembali kepada pribadi masing-masing. Apakah akan merayakan valentine? Tetapi bagi saya hari valentine tidak seharusnya dirayakan berlebihan cukup dengan melewati nya saja dan hari di mana kita merenung apakah hidup kita telah menyebarkan cinta kepada sesama kita? Itu saja cukup tanpa coklat dan tanpa pasangan hidup.

Februari 14, 2008 pukul 3:31 pm |
Terlepas dari haram atau tidaknya, yang namanya cinta, gak harus kan di tanggal 14 februari ini??
Emang bener banget ada yang menyalahkgunakan hari kasih sayang ini dengan melakukan tindakan asusila seperti yg niko bilang itu.
Kalo yang kaya gitu bukan cinta, tapi nafsu namanya..
Ridu siy gak ngerayain.. kalo niko?? hehehe.. (jangan bilang gak ngerayain karena jomblo!)
Februari 14, 2008 pukul 3:51 pm |
klo haram seh ga..!!!!
tapi,tetep saja saya ga suka…TITIK..!!
salam kenal…
*salaman*
Februari 14, 2008 pukul 7:16 pm |
Tiap hari itu penuh kasih sayang…
Februari 14, 2008 pukul 10:55 pm |
baru tau ada larangan merayakan valentine.. Sedihnya..
Februari 15, 2008 pukul 1:31 am |
no coment aja ah…
bagi saya sih hari itu ngak ada dalam kamus saya, tiap hari bagi saya hari kasih sayang
upz koq berkomentar juga…
wakakakak kalo ini benar2 ngelawak..
btw jarang OL skrg yah?
Februari 15, 2008 pukul 3:34 am |
Terkadang kita ini sebagai manusia perlu diingatkan tentang bagaimana kita seharusnya mengasihi sesama…dan itulah makna hari valentine..suatu hari valentine dapat memberikan suatu penyegaran ingatan kita agar tersadar dari ‘keterbiasaan’ yang telah kita lakukan sehari-hari…karena sebagai manusia, kita gak bisa lepas dari rasa bosan dan jenuh karena telah terbiasa…
menurut saya, “every day is valentine” hanyalah kata-kata manis yang diucapkan oleh manusia, maksud saya bahwa hal tersebut sejatinya tidak bisa terjadi karena kita adalah manusia yang lemah. Ada kalanya suatu hari kita membenci pasangan kita, ada kalanya kita menyadari bahwa kita salah dan kita membutuhkan dia dibalik kebencian kita.
Semoga hari valentine bisa memberikan inspirasi cinta bagi kita semua. HAPPY VALENTINE!
Februari 15, 2008 pukul 7:44 am |
Gue belum pernah ngerayain…
Februari 15, 2008 pukul 1:56 pm |
“VALENTINE” depends … ada yang merayakannya secara khusus ada juga yang biasa aja tapi menurut saya “VALENTINE” kalau bisa tiap hari kepada siapaPun dan tanpa pilih pandang ok!
bukan hanya urusan “CINTA” yang monoton (sex bebas) tanpa memahami arti sebenarnya!jadi jangan hanya asal merayakan VALENTINE DAY….
Februari 12, 2009 pukul 12:18 pm |
gw kaga peduli, , ,