Krisis finansial di Amerika Serikat yang katanya disebabkan karena kredit macet, mengakibatkan jatuhnya perusahaan-perusahaan ternama di Amerika Serikat. Minggu kemarin, Amerika Serikat dikejutkan dengan bangkrutnya salah satu bank investasi terbesar di Amerika, Lehman Brothers. Bank berusia 158 tahun tersebut akhirnya dinyatakan bangkrut setelah tidak mampu mendapat suntikan dana untuk mengatasi kredit macetnya.
Minggu ini Amerika serikat dan dunia kembali dikejutkan dengan jatuhnya harga saham perusahaan raksasa lainnya, AIG (American International Group) secara besar-besaran. Imbasnya adalah ketakutan masyarakat yang menjadi nasabah di perusahaan asuransi terbesar tersebut. Hampir seluruh cabang AIG yang tersebar di berbagai belahan dunia ini diserbu oleh nasabahnya yang loyal. pendapat saya mungkin mereka (AIG) akan kehilangan kepercayaan dari para nasabahnya yang loyal. Walaupun bank sentral AS memberikan suntikan dana sampai 85 milliar dollar, masyarakat tetap saja khawatir akan uang yang telah ditanam di AIG. Suntikan dana yang diberikan tersebut memaksa AIG memberikan 79,9% sahamnya kepada pemerintah Amerika Serikat.
kalau saja AIG bangkrut, imbasnya akan sampai pada klub sepak bola terkaya di dunia -Manchester United. Klub sepakbola tersebut terancam akan kehilangan sponsor utama mereka. Namun hal itu tentu saja tidak menjadi halangan bagi klub sepakbola sarat prestasi tersebut. Kembali ke masalah AIG, AIG Indonesia mengklaim bahwa mereka berada dalam kondisi yang normal. Pernyataan tersebut dikeluarkan karena AIG Indonesia memiliki rasio kecukupan modal yang cukup dan solvensi yang cukup kokoh (detik.com).
Selain itu, kabarnya Morgan Stanley juga terkena dampak dari kredit macet ini. Mereka dikabarkan sedang kalang kabut mencari pertolongan. Wachovia corporation, CITIC China, dan HSBC disebut-sebut menjadi salah satu dewa penolong perusahaan tersebut. Menurut, New York Times, Morgan Stanley kemungkinan besar akan merger dengan Wachovia Corporation.
Satu lagi perusahaan yang menjadi korban subprime mortgage atau kredit macet. Washington Mutual -perusahaan simpan pinjam raksasa di Amerika Serikat- menurut detik.com sedang “menjual diri”. Mereka bahakn akan melelang perusahaan tersebut. pembeli potensial perusahaan tersebut adalah citigroup, HSBC holdings, JP morgan chase&co, dan well Fargo.
Nah, akibat yang lebih besar adalah dollar turun!!

September 18, 2008 pukul 6:40 pm |
wah…. tapi ihsg naik lho kemaren
September 19, 2008 pukul 1:04 am |
kayaknya tuh permainan global deh
September 19, 2008 pukul 6:09 am |
huwaddoh, saya kok ndak mudeng kalo ngomongin duwit perduwitan begeneh…
September 22, 2008 pukul 3:06 pm |
wah padahal jadi asik bgt nih klo main forex
September 28, 2008 pukul 2:15 am |
wah…keren betul bisa analisis ekonomi kaya gini…:)
hehehe..akhirnya PR-nya turun jadi 3 yah….setara dengan wordpress saya donk…:P